Yukpahami 7 tujuan dan alasan mengapa kamu harus bekerja: 1. Bekerja untuk mencari nafkah. Tujuan paling dasar bagi seseorang ketika ingin bekerja adalah mencari nafkah atau pendapatan untuk keberlangsungan hidup mereka. Penghasilan yang didapatkan dari hasil kerja, akan dibelanjakan demi memenuhi kebutuhan pokok.
Dariempat belas prinsip manajemen yang dikemukakan oleh Henry Fayol, satu di antaranya menyebutkan syarat adanya semangat kesatuan dalam sebuah organisasi. Prinsip semangat kesatuan dalam organisasi harus dikembangkan dan dibina melalui sistem komunikasi yang baik sehingga dapat terwujud kekompakan kerja dan muncul keinginan untuk mencapai hasil yang baik (Baca: Kompas).
Alasan resign atau berhenti kerja sangat penting untuk dipertimbangkan sebelum benar-benar memutuskan untuk berhenti dari tempat bekerja saat ini.. Kita harus punya alasan resign yang baik dan cukup kuat. Sebab, setelah mundur dari pekerjaan, kita mungkin tak akan lagi punya kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan itu kembali.. Selain itu, sejenuh apa pun dan sebesar apa pun
3 Buka usaha sendiri. Selain bekerja untuk orang lain atau perusahaan, akan lebih baik kamu punya penghasilan lain dengan membuka usaha sendiri. Kalau kata pepatah, bersakit-sakit dahulu berenang-renang kemudian. Buka usaha sendiri mungkin terasa sulit di awal namun jika sudah berjalan, kamu bisa nikmati hasil usahanya dalam jangka panjang.
Bekerjadengan cara terbaik demi mendapatkan rezeki halal dan penghidupan terbaik. Di antaranya dalam Al-Quran Surat Al-Jumu'ah ayat 10, yang artinya : " Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi ; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.".
brain out level 57 sekali lagi kamu akan menyelamatkan siapa. Pekerjaan itu anugerah. Sudah seharusnya kamu melakukannya dengan rasa syukur. Jika dikerjakan dengan baik maka hasilnya pun akan baik. Kamu juga akan disayang atasan kamu dan mendapatkan reward yang oke. Selain itu, kamu juga akan terus dipercaya karena kamu bisa bekerja dengan baik. Apa saja ya yang bisa membuat pekerjaan kamu maksimal? Nah, tujuh cara ini bisa kamu coba. Sesuaikan dengan bidang kerjamu ya. Jika belum sesuai, kamu bisa memodifikasinya, biar caranya tepat dan hasil kerja memuaskan. 1. Fokus Image Hasil kerja bisa maksimal jika kamu fokus. Jika di kantor kamu gagal fokus maka gagal juga apa yang kamu kerjakan. Fokus ini bisa berarti fokus terhadap waktu kerja atau deadline, fokus pada cara mengerjakannya, dan fokus pada prosesnya. Setelah pekerjaan selesai, kamu juga harus fokus untuk mengevaluasinya. Cari kelebihan dan kelemahannya sehingga pekerjaanmu bisa diperbaiki dan dikembangkan. Jadi, selama di kantor, fokus aja deh. Lupakan sejenak beban hidup yang lain, biar hasilnya maksimal dan memuaskan. 2. Tetapkan targetmu Image Kamu bisa sukses bekerja jika punya target. Rasanya tidak ada kantor yang tidak menetapkan target-targetnya pada para karyawan. Nah, apa target kerjamu? Jika kamu belum menetapkan targetmu hari ini segera tetapkan. Target-targetmu itulah yang akan menuntun kamu bekerja dengan baik. Jika sudah bisa bekerja dengan baik, kamu akan mudah menghasilkan keuntungan, benefit, atau manfaat yang maksimal. Perusahaan bangga dengan hasil kerjamu. Atasan kamu pun memujimu dan senang bisa bekerja sama denganmu. Buruan deh, buat target yang jelas, kalau bisa selipkan target-target yang sulit, tapi kamu yakin bisa mengerjakannya. [promotion_banner id=”595416″ title=”Promo Belanja Online, Kode Voucher Toko Online, Diskon, dan Kupon” image_url=” 3. Percaya diri Image Punya target yang jelas, apalagi yang sulit, jika tidak punya rasa percaya diri akan sulit juga kamu bekerja dengan baik. Bahkan, percaya diri ini dibutuhkan sebelum kamu melakukan pekerjaan di hari ini. Sudah percaya dirikah kamu hari ini? Percaya diri merupakan landasan utamamu dalam bekerja. Kamu bisa menemukannya hanya di dalam dirimu. Yakinlah bahwa kamu bisa menyelesaikan pekerjaanmu, termasuk pekerjaan tersulitmu. Dengan bekal kepercayaan diri yang tinggi, buatlah hasil kerjamu jadi maksimal. Kamu bisa kok! 4. Jangan paksakan diri Image Meski punya kepercayaan diri yang oke, jangan memaksakan diri untuk melakukan banyak pekerjaan dalam satu waktu. Kamu harus cerdas membagi-bagi pekerjaan, terutama dengan tim kerjamu. Memaksakan diri biar dianggap mampu mengerjakan banyak tugas hanya akan menghabiskan energimu. Jika energimu perlahan-lahan redup, kamu akan kehilangan fokus. Selain itu, kamu juga mudah terserang penyakit karena mudah lelah dan rapuh. Memaksakan diri untuk banyak menyelesaikan pekerjaan yang tidak sesuai dengan kemampuan juga hanya akan membuatmu terjebak pada banyak kesalahan. Hasil kerjamu pun tidak maksimal. 5. Miliki waktu istirahat yang cukup Image Gila kerja boleh-boleh saja karena kamu memang pekerja keras. Kamu juga tidak ingin membuang-buang waktumu sehingga saat di kantor kamu fokus untuk bekerja dengan baik. Kamu tidak ingin hasil kerjamu buruk atau dinilai tidak memuaskan oleh atasanmu. Tapi, jangan lupakan waktu istirahat. Jangan juga hanya istirahat sekadarnya. Curi-curi waktu untuk istirahat di sela-sela kesibukan jika memang pekerjaanmu sangat banyak. Jika kamu tidak perlu curi waktu untuk istirahat, aturlah sendiri saat istirahat itu atau manfaatkan waktu istirahat yang disediakan oleh kantormu. Jangan gunakan waktu istirahat untuk kerja. Istirahat ya istirahatlah. Kantormu menyediakan waktu untuk istirahat supaya kamu bisa mengelola energi untuk menyelesaikan pekerjaan. 6. Manfaatkan jatah cuti dengan baik Image Kamu pasti punya jatah cuti, kan? Manfaatkan jatahmu itu dengan baik. Aturlah waktu untuk merencanakan cuti sehingga kamu bisa membuat ritme kerja sendiri, yang menyenangkan hatimu. Jika hatimu senang, pekerjaan pun bisa diselesaikan dengan mudah. Hasilnya pun bisa maksimal. Jika teman-temanmu menggunakan jatah cuti untuk kerja di kantor, jangan ikut-ikutan. Selama masih bisa untuk merilekskan diri, manfaatkan cutimu dengan baik. Kamu bisa travelling, pulang kampung, bercengkerama dengan keluarga, jalan-jalan ke mal, atau aktivitas ringan lainnya yang membahagiakan kamu. Hati dan pikiran yang rileks karena kamu bisa memanfaatkan cuti dapat menyegarkan ide-idemu. Hasil pekerjaanmu pun akan semakin maksimal. Baca juga 6 Cara Fokus Belajar Agar Lebih Produktif, Sudah Coba? 7. Berbahagialah dalam melakukannya Image Nah, ini yang juga penting. Bekerjalah dalam suasana bahagia. Memang tidak setiap saat hati kita senang. Tapi, agar hasil kerjamu maksimal kamu harus mengerjakannya tanpa tekanan. Kamu harus membawa dirimu dalam suasana bahagia. Meski bekerja di bawah tekanan bukan berarti suasana hatimu harus tertekan. Jika sedang sedih atau sedang gagal move on, segera abaikan sejenak suasana hatimu itu. Buatlah dirimu nyaman bekerja dalam situasi apa pun. Sulit memang, tapi kamu harus bisa. Sebagai profesional, jangan terlalu banyak punya alasan untuk bahan pembenaran tindakanmu. Kerja ya kerja, tetap semangat dan dalam suasana bahagia. Pasti hasil kerja maksimal! “Yuk beli gadget terbiak untuk menunjang kinerjamu, langsung beli di lewat ShopBack dan dapatkan cashback terbaiknya! Klik di sini!” Editor Nimas Arini Featured image Unsplash / Bench Accounting
Apakah Anda termasuk orang yang sering merasa bahwa waktu terasa berlalu begitu cepat sedangkan masih banyak pekerjaan yang belum selesai? Perasaan yang sering Anda rasakan ini bisa muncul karena disebabkan oleh tingkat produktivitas kerja yang tidak optimal. Akibat dari tingkat produktivitas kerja karyawan yang tidak optimal ini membuat Anda tidak dapat menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu dan hasil pekerjaan yang Anda lakukan pun tidak memuaskan. Nah, jika Anda sangat sering mengalami situasi seperti itu, Anda tidak perlu khawatir. Cobalah menerapkan beberapa cara meningkatkan produktivitas kerja berikut ini! 1. Lakukan Perencanaan Kerja Perencanaan yang baik akan memudahkan Anda untuk menentukan langkah-langkah yang strategis dalam mencapai suatu tujuan dan meningkatkan produktivitas karyawan. Dalam perencanaan, ada perkiraan waktu pengerjaan pekerjaan, metode terbaik yang seharusnya digunakan, modal yang dibutuhkan, dan target yang harus dicapai dalam melakukan pekerjaan. Dengan mengikuti perencanaan yang telah disusun secara matang, Anda bisa mendapatkan hasil yang tidak jauh meleset. Langkah-langkah yang dilakukan biasanya tak terarah jika tidak memiliki perencanaan kerja. Akibatnya, hasil pekerjaan pun belum seoptimal yang diharapkan. 2. Fokus Pada Prioritas Dalam membuat perencanaan kerja karyawan, ada yang disebut dengan skala prioritas. Tiap orang memiliki prioritas yang berbeda-beda tergantung dengan kebutuhannya. Namun, prioritas utama dalam melakukan pekerjaan ditentukan berdasarkan target yang paling penting dan mendesak. Jadikan target-target yang masuk ke dalam kategori tersebut sebagai pekerjaan pertama yang harus Anda lakukan, hal ini dapat meningkatkan produktivitas kerja karyawan secara signifikan. Baca Juga 7 Cara Menghilangkan Suntuk Saat Bekerja di Kantor Ada banyak pekerjaan atau target yang sebenarnya bisa ditunda karena bisa dikerjakan pada saat lain atau ketika tidak mendesak. Anda dapat menempatkan jenis pekerjaan ini pada skala prioritas selanjutnya setelah target utama selesai. Di sini, Anda harus cermat untuk menentukan mana pekerjaan yang menjadi prioritas dan mana yang bukan. 3. Hindari Potensi Gangguan Untuk meningkatkan produktivitas saat mengerjakan suatu pekerjaan sebagai seorang karyawan, pasti ada saja gangguan yang mungkin terjadi. Gangguan bisa disebabkan oleh faktor eksternal, tetapi juga bisa berasal dari faktor internal. Faktor eksternal misalnya situasi yang tidak mendukung untuk bekerja secara optimal. Faktor internal misalnya keinginan untuk melakukan sesuatu di luar tanggung jawab Anda. Anda harus bisa mengidentifikasi jenis gangguan ini agar bisa menentukan langkah-langkah yang tepat untuk mengatasinya. Jika berasal dari luar, Anda bisa menghindarinya dengan berbagai cara. Jika berasal dari dalam, Anda pun harus berlatih untuk tidak mengikutinya. Lakukan tindakan-tindakan preventif agar gangguan tersebut tidak menurunkan produktivitas kerja. 4. Mulai dengan Target Kecil Seringkali, penyebab produktivitas kerja karyawan menurun adalah keinginan untuk mencapai target yang besar dalam waktu yang singkat. Kebanyakan orang, terutama yang belum expert, dapat kesulitan untuk melakukan hal ini. Akhirnya, proses pengerjaan pun mandek karena terjebak pada harapan untuk memperoleh pencapaian besar. Baca Juga Manfaat Penilaian Kinerja dari Sisi Karyawan dan Perusahaan Untuk menghindari hal tersebut dalam proses meningkatkan produktivitas karyawan di lingkungan kerja, langkah yang perlu dilakukan adalah dengan menetapkan target-target kecil. Ketika setiap target berhasil diselesaikan, Anda bisa memberikan reward sederhana kepada diri sendiri, misalnya beristirahat sebentar. Selanjutnya, selesaikan setiap target pada waktu yang telah ditentukan. Ini merupakan cara meningkatkan produktivitas kerja dengan mudah dan efektif. 5. Lakukan Evaluasi Jangan lupa melakukan evaluasi setelah menyelesaikan suatu pekerjaan. Evaluasi berguna untuk mengetahui efektivitas strategi yang dilakukan, mengetahui masalah-masalah yang mungkin terjadi, dan membuat perencanaan yang lebih baik pada periode selanjutnya. Pada masa evaluasi untuk meningkatkan produktivitas karyawan ini, Anda dapat mengubah strategi demi mendapatkan hasil yang lebih optimal. Pembaruan strategi dibuat berdasarkan masukan-masukan dari pekerjaan yang pernah dilakukan sebelumnya. Strategi yang baru diharapkan akan semakin membuat produktivitas kerja melesat. 6. Mengikuti Training untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja Karyawan Meskipun biaya untuk mengikuti training atau pelatihan tidak murah, namun perusahaan tetap dapat meningkatkan produktivitas karyawan dengan mengadakan pelatihan atau memfasilitasi karyawan untuk mengikuti pelatihan yang diadakan oleh pihak luar. Dengan mengikuti pelatihan, Anda sebagai seorang karyawan akan mendapatkan banyak sekali ilmu baru yang bisa Anda serap dan menerapkan ilmu baru tersebut untuk meningkatkan produktivitas kerja Anda sebagai seorang karyawan. Mungkin sebagian karyawan sudah terbiasa untuk menambah pengalaman dan ilmu baru secara mandiri dan autodidak, namun ada beberapa di antaranya yang justru lebih senang untuk belajar melalui sesi pelatihan yang diadakan oleh perusahaan atau pihak luar untuk meningkatkan produktivitas. Perusahaan pun harus dapat memberikan kesempatan bagi karyawannya untuk mengikuti program pelatihan demi meningkatkan produktivitas karyawan. Jika karyawan berhasil meningkatkan produktivitas kerjanya, jangan lupa untuk memberikan reward seperti voucher Sodexo Gift Pass dengan jaringan merchant yang luas serta beragam pilihan produk dan jasa. Saat ini Sodexo Gift Pass dapat digunakan di lebih dari 560 merchant dan outlet. Baca juga Alasan Kenapa Evaluasi Kinerja Karyawan Itu Penting Jadi itu tadi adalah sejumlah cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan produktivitas karyawan agar menghasilkan kinerja yang optimal dalam lingkungan kerja karyawan. Bagaimana, mudah bukan? Selamat mencoba!
untuk mendapatkan hasil yang baik maka kita harus bekerja dengan